Monday, December 7, 2015

Taman Sidandang; Keindahan Alami di Purworejo



Purworejo; 27 November 2015. Berbekal penasaran akan objek wisata di kota Purworejo, tersebutlah sebuah nama tempat Taman Sidandang. Tempat ini sudah pernah dikunjungi oleh salah satu staff di kantor, sehingga dia menyarankan untuk pergi kesana; masih alami dan enak buat berenang begitu promonya. Seperti biasa sebelum berangkat saya sempatkan untuk browsing dulu untuk memastikan apakah tempatnya benar-benar indah.
Berdasarkan hasil “mata-mata” saya dari situs kabupaten Purworejo bahwa objek wisata Taman Sidandang  terletak di Desa Kaligono Kecamatan Kaligesing. Hanya membutuhkan waktu 20 menit dari Kota Purworejo dengan jarak tempuh 17 kilometer menuju taman sidandang, didukung dengan jalan yang sudah beraspal sehingga memudahkan untuk mengakses rekreasi di Desa wisata Kaligono. Bahkan Kaligono termasuk dalam 10 besar Desa wisata terbaik tingkat Nasional. Sehingga tidak heran, banyak masyarakat yang berkunjung untuk berekreasi. Obyek wisata yang mulai dirintis sejak Januari 2015  dan  diresmikan Bupati Purworejo.

Singkat cerita saya berangkat sekitar pukul 08.00 WIB karena berhubung hari Jumat dan ditakutkan sore harinya Hujan (sudah masuk musim hujan). Terbukti memang perjalanan menuju lokasi jalanan beraspal halus sehingga untuk model mobil saya lumayan aman. Sampai di lokasi kami memarkirkan mobil (belum ada parkiran mobil yang disediakan khusus), langsung disambut oleh petugas pendaftaran dengan lokasi ala kadarnya (warung), dengan tarif masuk Rp. 3.000,- per orang kami juga ditawari baju pelampung karena menurut info petugas kedalaman air berkisar antara 4 meter hingga 7 meter sehingga untuk keamanan disarankan sekalius menyewanya. Saya lupa berapa tarif sewa yang pasti bertiga termasuk lengkap dengan baju pelampung cukup dengan Rp. 24.000,- saja.


Kami langsung menuju lokasi dengan berjalan kaki, tempatnya lumayan sudah tertata rapih, kami langsung menuju spot spot air terjun yang masing-masing dibawahnya terdapat semacam kolam dengan kedalaman yang berbeda-beda. Dari jauh memang terlihat seperti dandang (tempat air/nasi) yang berderet dimana diatasnya ada air yang mengalir. Mmhhh....saya pikir mungkin itulah kenapa namanya SIDANDANG, benar tidaknya ga tau yah,...soalnya cuma pendapat pribadi sih...hahahaha....

 
 
Hari itu cuma kami yang berkunjung, sehingga kami bebas menikmati setiap spot..hahahhaa.....menurut bapak-bapak yang saya temui yang sedang membangun pagar bambu di sepanjang curug menyebutkan bahwa lokasi ini lumayan ramai dikunjungi di hari sabtu dan minggu, kemudian si bapak juga menjelaskan bahwa lokasi ini masih dikelola oleh Karang Taruna. Biaya yang masuk setiap akhir bulan dibagi ke Karang Taruna desa sebagai pengelola dan warga yang lahannya dilalui oleh objek wisata ini.

Okeh,...baiklah cukup cerita singkatnya....monggo dilihat  beberapa foto lokasi,  plus foto-foto narzizzz saya, hahahhaa....check it out.....semoga temans sekalian tertarik untuk berkunjung, turut melestarikan dan mengangkat objek wisata Indonesia tanpa merusaknya yah.......

2 comments:

  1. Permisi mas, saya izin repost di TamanSidandang.blogspot.com ya mas. Isi blog hanya akan me re-post kumpulan web-web yang sudah me review Taman Sidandang sebagai salah satu program KKN PPM UGM 2017 dan tidak akan menghasilkan profit sepeser pun hanya untuk membantu publikasi situs Taman Sidandang. Semua credit dan copyright akan diberikan seutuhnya kepada web mas. maturnuwun sangat nggih mas :)

    ReplyDelete