Showing posts with label Wisata Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Wisata Kuliner. Show all posts

Tuesday, November 29, 2016

Nikmatnya Sop Buntut Spesial bu Ugi Tawangmangu


Melanjutkan edisi kuliner sebelumnya (baca Rumah Teh Ndoro Donker), pada hari yang sama kami melanjutkan wisata kuliner ke Rumah Makan bu Ugi di Tawangmangu yang terkenal dengan menu Sop Buntut nya. Bagi saya yang pecinta makan segala, diajak kesini suatu keberkahan tersendiri walaupun lumayan membutuhkan perjuangan untuk kesini, selain tempatnya di daerah Tawangmangu yang notabene menanjak, ramai sudah pasti tentunya, namun semua itu terbayar dengan rasa dan aroma sop yang begitu menggoda dan nikmat.
=====================================================
Tidak banyak yang bisa saya ceritakan tentang Rumah Makan bu Ugi ini, ya karena saya begitu terpesona dengan nikmatnya  sop yang disajikan dengan porsi yang menurut saya banyak dan harga yang sangat terjangkau. Penyajian menu tidak membutuhkan waktu lama walau pengunjung sangat ramai yang penting kita rela antri untuk menyebutkan menu yang dipilih dan sekitar 10 menit makanan yang dipesanpun tersaji di meja.
Cerita yang bisa saya share disini berdasarkan referensi yang saya baca dari blog Abiad Jaller karena di blog ini begitu lengkap dikupas sejarah dari Rumah Makan bu Ugi ini. Jadi buat teman-teman yang penasaran monggo di klik link blog nya, saya disini hanya mau share foto-tofo saja yah..
Pemilik Rumah Makan ini adalah Ibu Jami, nama Ibu Ugi sendiri diambil dari nama salah satu anaknya Ugi. Keunggulan dari rumah makan Bu Ugi Tawangmangu adalah menu Sop Buntut dan Nasi Pecel. Kedua menu tersebut merupakan tradisi dari tahun-tahun awal ibu Jami berjualan dan membuka rumah makannya dengan nama Bu Ugi.
 ===================

Rumah Teh Ndoro Donker ; Tempat Minum Teh di Kaki Gunung Lawu

Never stop explore Solo,...mungkin adalah kata yang tepat untuk menggambarkan rasa penasaran saya terhadap Solo dan sekitarnya. Kali ini saya diarahkan oleh teman teman di Solo untuk mencicipi hidangan khas Teh Ndoro Donker di Kaki Gunung Lawu. Mendengar kata itu itu saya sudah membayangkan nikmatnya minum teh sambil menikmati view kebun teh dalam balutan suasana segar pegunungan.
=============================================================

Berlokasi di Karanganyar, Jawa Tengah, Rumah Teh Ndoro Donker ini berada di area Perkebunan Teh Kemuning serta kaki Gunung Lawu sehingga suasana minum teh di tempat ini benar-benar beda dari tempat lain. Dengan suasana yang sejuk khas pegunungan, Rumah Teh Ndoro Donker menjadi tempat nongkrong favorite mereka yang tinggal di Solo dan sekitarnya. Bahkan, tempat ini juga banyak dikunjungi oleh warga luar kota yang sedang liburan ke Solo atau Karangnyar. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya mobil berplat asing yang parkir di area parkir Ndoro Donker, tentunya termasuk mobil saya,..hehehehe......
Ada berbagai jenis teh yang bisa dinikmati di Ndoro Dongker dengan harga yang relatif terjangkau. Beberapa jenis teh yang bisa dinikmati disana antara lain teh hijau kemuning, teh hitam donker, teh aroma Inggris (earl grey, cemomile, lady grey, mint, passion fruit ), teh raja, teh putih, dan teh herbal. Teh bisa disajikan dalam cangkir ataupun teko kecil. Sebagaimana kafe pada umumnya, Rumah Teh Ndoro Dongker tidak hanya menyediaka minuman. Di tempat ini juga tersedia berbagai menu makanan mulai dari makan berat seperti nasi goreng, sup iga, iga bakar hingga makanan ringan macam singkong goreng, bitterbalen dan sebagainya. Tempat minum teh pun bisa dipilih. Mau di ruangan ruangan terbuka atau di dalam rumah. Tinggal pilih sesuai selera.
Untuk menuju lokasi apabila dari kota Solo butuh waktu sekitar 1,5 jam naik kendaraan bermotor. Mengenai nama Ndoro Donker sendiri ada kaitannya dengan sejarah. Dulu ada seorang Belanda bernama Donker yang tinggal di Kemuning. Ia adalah ahli tanaman yang memilih hidup di desa untuk mengembangkan area perkebunan. Sedangkan kata “ndoro” dalam Bahasa Jawa artinya adalah tuan. Jadi, arti nama Ndoro Donker adalah tuan Donker.

 Setelah selesai menikmati teh dan makanan, saya dan teman-teman tak mau ketinggalan menikmati view kebun teh dan spot spot foto baik di dalam maupun diluar ruangan. Buat teman-teman yang mau menikmati minum teh dalam suasana segar kaki Gunung Lawu saya sangat merekomendasikan tempat ini, anda bisa kumpul bersama teman teman dan keluarga bahkan pacar atau calon pendamping hidup,..ehhehehehe......
 

===========================================================

Sunday, July 26, 2015

Sudut Pandang; HOUSE of RAMINTEN; Wisata Kuliner Unik di Jogja


Berlokasi di Jl. FM Noto No. 7 Kotabaru Yogyakarta, House of Raminten menawarkan tidak saja wisata kuliner, melainkan juga menawarkan tempat hang out yang nyaman, unik dengan tetap mempertahankan ciri khas tradisi Yogyakarta, yakni bangunan, pakaian seragam waiter dan waitressnya yang menggunakan batik, dan alunan tembang jawa yang menemani pengunjung yang datang. Hal ini mungkin dikarenakan pemiliknya yang juga pemilik  Mirota Batik; toko batik yang terkenal di Yogyakarta.
Rata-rata menu yang disediakan oleh House of Raminten adalah menu-menu masakan Jawa. Di sini kita dapat menemukan menu-menu makanan khas angkringan seperti nasi kucing, sate usus, sate telur puyuh, dan sebagainya, kemudian disajikan di tempat layaknya restoran, namun dengan harga yang membuat kantong masih nyaman
Hal yang paling unik menurut saya disini adalah pelayannya yang semuanya berseragam khas Jawa. Pelayanan perempuan menggunakan kemben dengan bawahan kain batik, sementara pelayanan pria menggunakan kaos dipadu dengan rompi batik dan bawahan batik dengan slop/sandal khas jawa. Mungkin baru disini kita menemui pelayan yang seperti ini. Kemudian dari sisi layanan menurut saya juga unik, untuk pemesanan menu kita akan dilayani oleh pelayan perempuan. Pemesanan langsung dibayar di tempat, pelayan perempuan membawa tas pinggang yang berisi uang dan kalkulator untuk transaksi. setelah menunggu beberapa menit makanan yang dipesan datang yang dibawa/disajikan oleh pelayan pria.
Hal yang unik disini adalah dibagian belakang menuju toilet ada kandang kuda yang lengkap dengan kudanya yang terlihat cukup terawat dan gagah...sayang karena saya saat itu tujuannya ke toilet jadi tidak membawa kamera sehingga tidak ada dokumentasinya,..hehehee.....

Untuk datang ke tempat ini, terutama saat weekend maka kita harus bersiap-siap untuk duduk di kursi tunggu (waiting list) karena banyaknya pengunjung yang datang. Jadi, anda harus bersabar apalagi kalau anda membawa rombongan lebih dari lima orang, tapi kalau hanya berdua dengan teman atau pasangan anda tidak perlu ragu, karena biasanya lebih cepat dapatnya.